Organda Samarinda Ikut Tolak Ojek Online

SAMARINDA - Keberadaan ojek online (Go-Jek) di Kota Tepian juga ditolak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Samarinda. Alasannya, pemkot wajib mengikuti aturan terkait angkutan umum yang tidak menyertakan roda dua didalamnya. Sekretaris Organda Samarinda, Sulaiman Hatase mengatakan, mulai Undang-Undang sampai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) bahkan sampai surat edaran Pemkot Samarinda ...

Lanjutkan membaca

Sopir Angkot Protes Penambahan Armada

BANDUNG - Puluhan sopir dan pengusaha angkot Padalarang-Rajamandala mendatangi UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishubkominfo Kabupaten Bandung Barat, Jalan Panaris, Padalarang, Rabu 27 Juli 2016. Mereka mempertanyakan penambahan angkot di trayek tersebut, karena dikhawatirkan akan mengurangi penghasilan mereka. Salah seorang sopir, Dedi Darmawan (60) mengatakan, para sopir dan pengusaha angko...

Lanjutkan membaca

Tambah Cakep .. Sekarang Sopir Angkot di Terminal ini Wajib Pakai Seragam

BANJARBARU - Sub Terminal Simpang Empat Banjarbaru, Senin pagi (25/7) mendadak ramai. Puluhan angkutan kota (angkot) yang izin trayeknya dikeluarkan oleh Pemko Banjarbaru berkumpul. Para sopir mendapatkan baju dan tanda pengenal serta stiker nomor lambung dan trayek. Ketua Organda Kota Banjarbaru Sukidjo menjelaskan, program ini adalah kerjasama pihaknya dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi, da...

Lanjutkan membaca

Organda Sleman Minta Pemerintah Kucurkan Subsidi Angkutan Desa

SLEMAN – Semakin sedikitnya angkutan desa di Kabupaten Sleman membuat masyarakat cukup kesulitan. Sebab saat ini banyak wilayah pelosok yang tidak bisa dijangkau oleh angkutan umum. Guna menghidupkan kembali sarana transformasi publik tersebut, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sleman meminta pemerintah setempat untuk memberikan subsidi. Baik bagi pengusaha angkutan, maupun supir. “Kami be...

Lanjutkan membaca

Bus Ilegal Serobot Penumpang di Wonogiri

WONOGIRI - Bus luar daerah dan tidak memiliki trayek di Wonogiri alias ilegal disebut-sebut menyerobot penumpang arus balik. Tidak berhenti sampai disitu, arus balik yang masih ramai dimanfaatkan pengelola bus ilegal tersebut. Melalui sejumlah agen penjualan tiket Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Wonogiri-Jakarta dijual gila-gilaan hingga Rp 470.000 lebih per orang. Hingga pemberangkatan p...

Lanjutkan membaca

Jumlah Perusahaan Otobus Makin Berkurang, Ini Penyebabnya

SOLO - Masa angkutan Lebaran yang diharapkan menjadi masa panen bagi perusahaan otobus (PO) urung terjadi karena macet yang terjadi di Tol Pejagan-Brebes Timur sehingga jumlah penumpang turun. Setiap tahun, jumlah penumpang bus terus menyusut dan menyebabkan beberapa PO tumbang. Ketua DPC Organisasi Kendaraan Bermotor di Jalan Raya (Organda) Solo, Joko Suprapto, mengungkapkan saat arus mudik, s...

Lanjutkan membaca

Organda Batam Akui dari Ribuan Angkot yang Beroperasi Hanya 20 Persen yang Layak Jalan

BATAM - Ketua Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Batam Hardi Sam Harun meminta Pemerintah Kota Batam benar-benar memperhatikan pengaturan angkutan umum, terutama soal admistrasi seperti kir, pajak, dan jumlah angkutan yang beroperasi di Batam. Hardi menjelaskan, data yang dikumpulkan Oraganda Kota Batam jumlah angkutan yang beropesi di Batam sebanyak 2.700 unit yang tersebar di beberapa ...

Lanjutkan membaca

DPC Organda Sragen Memaklumi Kenaikan Harga Tiket Bus

SRAGEN - Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organda Sragen Eko Sudarsono memaklumi kenaikan harga tiket bus hingga 300% selama berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran. Eko membenarkan adanya kenaikan harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP) mulai 200% hingga 300%. Dia menyadari kenaikan harga tiket itu jauh melebihi batas atas yang ditetapkan Dinas P...

Lanjutkan membaca

PO: Tahun ini Angkutan Lebaran Paling Buruk

SOLO - Macet panjang yang terjadi di jalan tol saat arus mudik menyebabkan kerugian bagi perusahaan otobus (PO). Bahkan kejadian ini dinilai merupakan angkutan lebaran paling buruk selama 15 tahun terakhir. Ketua DPC Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) Wonogiri, Edy Purwanto, mengatakan prediksi awal perjalanan arus mudik menggunakan bus hanya sekitar 14 jam-...

Lanjutkan membaca